Menikmati kopi tanpa tahu cara penyajian adalah kurang sedap karena itu justru membedakan sifat dan kenikmatan kala mereguknya. Dengan mengetahui ragam penyajian kopi maka saatnya Anda bukan sekadar menjadi peminum kopi tetapi juga menjadi seorang penikmat kopi!

Sebuah panduan instan perlu Anda dapatkan tentang jenis penyajian kopi. Itu karena minum kopi saat ini begitu membudaya di negeri ini. Lihat saja kedai kopi atau café hadir di mana-mana dengan beragam konsep yang siap memanjakan penikmatnya. Mulai dari warung kopi hingga café berkelas tersedia di banyak kota di negeri ini. 

Ketika Anda hendak ngopi di sebuah café jangan sampai terjadi memesan sebuah kopi yang tidak disukai hanya karena namanya terkenal atau sebab mengetahui yang itu-itu saja. Padahal, jenis kopi itu beragam dan begitu pula cara penyajiannya. Bila perlu, berikutnya setelah membaca artikel ini Anda pesan dan cicipi satu-persatu hingga menemukan mana yang paling digemari dan cocok sesuai selera.

Espresso, bisa jadi ini sajian kopi paling popular di dunia, berasal dari Italia yang oleh warganya dinamai normale. Inilah sebutan untuk kopi murni yang diseduh menggunakan air panas tanpa tambahan apa pun (bahkan itu krim, gula, atau susu). Di Indonesia sendiri jenis sajian kopi ini dikenal sebagai kopi tubruk atau kopi tanpa ampas. Penyajiannya espresso adalah dengan mencampur kopi dari jenis yang berbeda sebagai dasar pembuatannya. Kopi ini disajikan kental sepertiga atau kurang dari setengah cangkir kecil (gelas belimbing) dan diminum tanpa gula. Kopi espresso dapat digolongkan mulai dari dark (paling kuat) hingga yang tanpa kafein. 

Perlu diketahui bahwa kandungan kafein dalam espresso lebih tinggi dibandingkan sajian kopi lainnya sehingga dihidangkan dalam porsi kecil, sekira 30 ml. Anda yang tidak suka sajian kopi yang kuat dan pekat maka sebaiknya tidak memesan jenis ini. Kopi jenis espresso sekarang lebih banyak disajikan sebagai dasar bagi penyajian jenis kopi lainnya, seperti latte, cappuccino, macchiato, americano, mocha, atau marachino

Untuk membuat jenis kopi espresso ada yang menggunakan mesin manual ataupun mesin otomatis. Mesin pembuat sajian kopi espresso yang lengkap cukup mahal harganya antara 80 juta hingga 200 juta lebih. Akan tetapi, saat ini mesin kecil praktis untuk rumahan atau kantor sudah banyak dijual. Cara pembuatan dan penyajian kopi ini adalah biji kopi digiling terpisah berikutnya air panas di dalam mesin diinjeksi ke kopi bubuk sehingga menghasilkan air kopi beraroma. 

Macchiato, kadang disebut juga espresso macchiato karena memang turunan dari espresso. Kopi jenis ini disajikan dengan tambahan sedikit susu atau busa panas. Kopi jenis ini disajikan sepertiga atau kurang dari setengah cangkir kecil dan bila cangkirnya lebih besar namanya menjadi sajian cappuccinoMacchiato sendiri artinya ‘ditandai’ atau ‘dinodai’ maksudnya bahwa peminum jenis kopi ini keluar dari lazimnya penikmat kopi di Italia yang tidak menambahkan susu atau gula. Sajian kopi jenis ini popular juga di Portugal dan disebut cafe pingado atau dimaknai sebagai kopi dengan tetesan susu.

Saat ini lazimnya ada dua jenis macchiato yang sering disajikan, yaitu: espresso macchiato dan latte macchiato. Caffe macchiato adalah minuman yang dibuat dari espresso yang “dinodai” sedikit susu di atasnya. Sebaliknya, latte macchiatodibuat dari segelas susu panas yang “dinodai” oleh satu atau dua sloki espresso. Untuk membedakan perbandingan sajian keduanya bahwa susu dan kopi dalam espresso macchiato ini adalah 1:4.

Americano merupakan sajian kopi mirip sekaligus turunan espresso namun dibuat dengan menambahkan air panas. Kekuatan rasa kopi jenis ini bervariasi dimana bergantung pada jumlah porsi espresso dan air yang ditambahkan di dalamnya. Hal yang mendasari kopi orang Amerika ini adalah citarasa masyarakatnya yang menyukai kadar kopi lebih ringan dibandingkan orang Eropa. Jenis kopi ini sendiri lahir saat tentara Amerika yang bertugas dalam Perang Dunia II di Eropa sering menuangkan air panas ke dalam sloki espresso sehingga lahirlah varian kopi americano.

Secangkir kopi americano adalah paduan dari satu atau dua buah sloki espresso ke cangkir besar (mug) yang tambahkan air panas (hingga 4 ons). Itu adalah takaran umum varian ini. Jadi, kopi americano adalah 1/3 espresso dan 2/3 air panas. Terkadar jenis ini sering pula oleh pecintanya  ditambahkan susu atau krim di atasnya. 

Marachino adalah sajian kopi khas Maroko namun uniknya cukup banyak digemari di Kota Milan, Italia. Jenis kopi ini merupakan turunan dari espresso namun ditambah busa susu panas dan taburan cokelat di atasnya. Penyajiannya pada sebuah cangkir kecil namun kenikmatannya sudah lebih dari mencukupi tentunya.

Latte, merupakan jenis espresso dengan memadukan kopi hitam encer ditambahi dua atau tiga takaran susu sapi atau susu kedelai yang direbus dari cangkir besar sehingga memiliki rasa dan aroma antara susu dan kopi seimbang. Dalam bahasa Italia sendiri latte adalah kependekan dari caffellatte yang artinya ‘kopi’ (dan) ‘susu’. Varian latte bisa beragam dan menjadi bahan lanjutan kopi jenis lain, yakni masala chai, mate, atau matcha.

Mochapenyajian jenis kopi ini berasal dari Yaman dengan ciri ditambahkan kacang mocha. Rasanya manis lebih dari yang ada pada cappuccino atau latte. Saat ini jenis penyajian mocha lebih banyak terpengaruh varian latte dari Italia, yaitu mencampurkan espresso dan susu panas lalu ditambahi cokelat bubuk kokoa, sirup cokelat, atau terkadang ditambahi cokelat susu.

Frappe merupakan versi dingin dari sajian kopi espresso. Jenis kopi ini dibuat dari campuran kopi instan, gula, luluhan es, krim, dan air dan disajikan dalam keadaan dingin. Sajian kopi ini popular dan berasal dari Yunani. Varian jenis ini populer setelah diusung oleh perusahaan franschice café terkenal, yaitu Stacbucks.

Cappuccino, jenis penyajian kopi turunan espresso ini ditambahkan susu berbusa di atasnya. Capuccino merupakan campuran dari espresso, susu panas, dan buih susu. Cappuccino sendiri berasal dari kata ‘capuchin’ yang berarti tudung kecil. Hal itu diarahkan pada susu yang ditambahkan di atasnya bentuknya mirip pakaian yang dikenakan anggota Ordo Capuchin (1525) di Italia. 

Awalnya minuman kopi klasik warga Italia ini adalah teman sarapan dan kombinasi antara sepertiga espresso, sepertiga susu panas dan sepertiga busa susu yang pekat. Penyajiannya setakaran cangkir lebih besar dan diminum tanpa menggunakan gula. Apabila Anda ingin citarasa lebih manis maka bisa ditambahi gula pasir atau gula cair yang biasanya sudah disediakan biasanya. 

Penyajian Kopi Berdasarkan Alatnya

Salah satu keunikan meramu sajian kopi adalah kita memerlukan pemahaman akan sifat dan teknis penyajiannya. Secara teknis karena memang dibutuhkan alat khusus untuk sajian kopi yang beragam dan sekarang alat tersebut sudah dijual umum, Anda tinggal mempelajari caranya saja. Mengetahui cara penyajian kopi akan membedakan apakah Anda seorang peminum kopi ataukah penikmat kopi.

Beberapa teknis membuat sajian kopi dengan alat ini memerlukan tahapan dan tentunya bukan dengan bahan kopi bungkusan (instant coffee). Kopi instan sendiri beragam, mulai dari jenis kopi bubuk plain yang tanpa tambahan dan lebih banyak lagi jenis lain di pasaran yang sudah diberi variasi tambahan berupa susu, krim, mocca, dan lainnya. 

Nah, berikut ini beberapa jenis sajian kopi dengan menggunakan alat khusus.

Espresso selain menjadi nama sebuah sajian kopi juga sekaligus nama sajian pembuatannya. Mesin espresso ada yang manual dan otomatis. Saat ini mesin kopi espresso sederhana banyak dijual dan mungkin tersedia di rumah Anda. Pabrikan pembuat mesin espresso saat ini terus melengkapi kecanggihannya, seperti pengaturan suhu dan lainnya. Salah satu yang terbaru adalah bermerk Steampunk.

Syphon atau disebut juga vacuum merupakan teknik membuat sajian kopi yang unik meski terbilang bertahap. Cara pembuatannya adalah air dipanaskan mendidih di teko gelas yang diletakkan bejana gelas berisi kopi bubuk. Air panas akan naik ke bejana gelas berisi kopi bubuk. Berikutnya aduk satu menit. Di bejana gelas ini kopi telah siap disajikan namun masih terdapat ampas kopi. Saat suhu teko gelas di bagian bawah mendingin, air kopi di bejana gelas akan turun ke bawah dan ampas kopi akan tetap tertinggal di penyaring. Kopi pun siap disajikan.

Cold water method atau cold brew coffee (kopi dingin) adalah cara membuat sajian kopi yang perlu kesabaran. Bayangkan, kopi ini harus didiamkan sekira 12 jam sebelum siap diminum. Kopi ini disajikan dengan es batu atau campuran bahan lainnya seperti cokelat. Kopi dingin ini ramah untuk Anda yang sensitif dengan tingkat keasaman kopi. Rasa kopinya sendiri akan bergantung dari kreativitas sang barista namun demikian kopi ini pun sebenarnya bisa disajikan panas.

Neapolitan flip atau reversible drip pot pembuatannya menggunakan dua cangkir kopi yang saling bertumpuk dimana di antaranya terdapat alat penyaring yang telah diisi kopi bubuk. Cangkir bawah diisi air dan dipanaskan mendidih lalu alat ini dipindahkan dari kompor dan dibalik posisinya. Air akan mengalir melalui saringan dan kopi bubuk lalu menetes ke cangkir kopi di bagian bawah yang semula berada di atasnya.

Drip Method atau kopi tetes sering disebut juga filter method. Cara penyajiannya sederhana dan efisien, yaitu air dituang ke kopi bubuk yang diletakkan di atas kertas saring untuk dibiarkan menuju ke bejana kopi. Menyeduhnya cukup panaskan bejana kopi tersebut dan kopi pun siap disajikan. 

French press atau disebut plunger terkadang juga cafetiere merupakan penyajian kopi dengan mengekstrak lebih banyak cita rasa dari kopi bubuk. Cara ini paling populer terlebih harga alatnya terjangkau dan mudah diperoleh. Pembuatan dan penyajiannya dengan memasukkan kopi bubuk ke wadah french press kemudian tuang air panas dan aduk. Selang beberapa menit air panas akan bercampur dengan bubuk kopi sehingga menghasilkan larutan pekat. Tekan tutup french press untuk menyaring ampas kopinya.

Turkish Coffee atau disebut arab method adalah cara membuat kopi untuk rasa yang kuat dan pekat. Cara pembuatannya kopi digiling secara manual atau menggunakan alat penggiling lalu bubuknya ditaruh pada bejana (ibrik) bersama gula dan air. Setelahnya campuran itu dididihan lalu pindahkan ke sebuah gelas kecil.

Percolator atau penyaring kopi merupakan cara membuat sajian kopi sederhana dengan cita rasa standar. Untuk pembuatannya menggunakan alat penyaring kopi dimana air dialirkan berputar melalui penampung di bagian bawah. Air saringan kemudian akan bergerak naik ke kopi bubuk di atasnya hingga cucuran air yang naik itulah yang siap menjadi kopi dengan aroma harum.

Single serve coffee machine merupakan mesin pembuat sajian kopi yang praktis. Tidak seperti jenis sajian lain yang perlu takaran bubuk kopi maka yang ini memanfaatkan kopi bubuk kemasan yang sudah ditakar sebelumnya.Anda cukup memasukkan kemasan kopi khusus tersebut ke dalam mesin kopi dan didihkan layaknya espresso. Berikutnya tuangkan pada secangkir kopi (coffee pod).